Saat liburan sekolah, kami bersama saudara-saudara pergi berenang. Belum sekolah, tapi ikut liburan sekolah, hehe. Sebenarnya pergi berenang adalah permintaan Aqlan. Sudah lama minta berenang, tapi tak kunjung juga berenang karena ayahnya yang masih sibuk bekerja. Untungnya ada saudara yang ngajakin berenang bersama, jadilah pergi rame-rame.
Aqlan begitu bahagia ketika diajak pergi berenang. Meski bukan kolam renang yang luas, kami puas karena ini pengalaman pertama bagi Aqlan. Iya, selama ini kami belum pernah mengajaknya berenang.
Meski begitu, Aqlan sudah kami kenalkan berenang sejak usia 6 bulan dengan kolam berenang dari balon, hadiah ketika aku melahirkan dari sahabat suami. Kolamnya cukup luas, lengkap dengan pelampungnya. Waktu bayi sih terlihat lucu, Aqlan bebas berenang ke sana dan ke mari.
Tapi, sekarang sudah nggak worth it lagi semenjak usia 3 tahun, kolam renang terlihat sempit dan nggak bebas bergerak. Sudah tidak matching dengan badannya yang terus bertumbuh. Anaknya juga sudah mulai kesal berenang di tempat yang sempit.
"Mbun, Aqlan ingin berenang, seperti ikan paus, seperti ini nih, Mbun." Ia memperagakan dengan melebarkan kedua tangannya lalu meloncat ke kasur, pura-puranya kolam renang. Sering lihat ikan paus setiap kali screen time, membuat ia berimajinasi ingin menjadi ikan paus.
Untungnya nggak minta berenang di laut. Di usia 4 tahun ini, semakin banyak permintaannya. Dari mulai yang serius hingga yang random. Saat perayaan ulang tahun pun ingin kue ulang tahun bentuk teng baja. Hmmm, kalau kue yang berbentuk teng baja kaya nya mahal ya, untungnya bisa di siasati dengan menambahkan tempelan bergambar mobil teng baja, haha. Apakah anak ayah dan bunda juga memiliki banyak permintaan?
Kolam renang yang kami kunjungi tidak jauh dari rumah, 10 menit sudah sampai menggunakan motor. Sedangkan anak-anak sekolah menggunakan sepeda. Kami pergi bersama ada yang naik motor dan sepeda, seolah seperti sedang konvoi festival 17 agustus-an, haha.
Belum berani bawa Aqlan pergi berenang karena Aqlan sangat aktif, khawatir ingin berlarian di sekitaran kolam yang licin. Benar saja, saat di sana dia ingin mencoba perosotan di kolom yang dalam. Semua ingin ia coba, untungnya ia sudah mengenal konsep hati-hati. Tetep saja aku khawatir dan masih harus ditemani.
Kolam renang pertama yang dicoba tak jauh dari rumah, hanya berbeda desa. Desa yang dikelola dengan baik, jadi tempat wisata penduduk lokal maupun sekitar Karawang. Tempatnya jadi viral dan banyak dikunjungi warga dari berbagai kecamatan.
Awal Mula Kolam Renang Pelangi Cibanteng Karawang
Kolam renang Pelangi terletak di Kampung Wisata Pelangi, Dusun Cibanteng, Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang.
Awal tempat wisata pelangi viral karena ada jembatan yang berwarna warni menghubungkan ke sebuah perkampungan. Di sana hanya ada beberapa rumah saja. Jembatannya di cet warna warni, jadilah namanya disebut jembatan pelangi.
Lumayan cukup panjang. Kalau ke sana sore, sejuk dengan angin sepoi-sepoi. Jembatan pelangi dibuka saat tahun 2020. Pertama kali pembukaan jembatan pelangi sangat viral ramai dikunjungi banyak warga sampai membludak dan macet. Banyak pedagang yang berjejer juga turut memadati jalanan sekitar. Ada yang pergi menggunakan motor maupun rombongan menggunakan mobil odong-odong.
Dulu belum punya anak tidak tertarik sama sekali. Aahh apa yang uniknya cuman jembatan saja, pikirku saat itu. Toh emang suka lewat ke sana kalau mau ke pasar. Sekarang lain lagi, karena memiliki anak jadi punya daya tarik sendiri untuk mengenalkan desa wisata pada anak.
Sudah lima tahun jembatan pelangi didirikan, namun rasanya kurang dilakukan perawatan. Alas jembatan terlihat sudah karatan dan ada lubang meski tidak banyak juga sih. Apalagi samping kanan dan kiri yang tidak ada penghalang, kalau anak kecil jalan meleng dikit bisa jatuh ke sawah.
Lumayan jalan jauh, Aqlan juga untungnya tidak takut melewati jembatan. Dulu parkir motor sebelum menaiki jembatan, saat ada kolam renang parkir motor setelah melewati jembatan pelangi. Karena aku di antar adik ipar, jadi hanya jalan kaki saja melewati jembatannya.
Tiket Masuk Kolam Renang Pelangi Cibanteng
Biaya masuknya juga murah sekali. Hanya 10 ribu rupiah kamu sudah bisa berenang dengan nyaman. Anak usia Aqlan juga sudah bisa dihitung.
Hari kerja atau libur harga tiket tetap sama. Kolam renang Cibanteng cocok banget sih buat anak sekolah yang praktik olahraga renang, karena tempatnya tidak terlalu ramai.
Tapi, saat aku kesana mungkin karena weekend dan hari libur sekolah, cukup ramai. Makin siang makin ramai orang berdatangan. Kayanya next time aku bakal berdua aja sama Aqlan ke kolam renangnya di hari weekday pagi2, biar masih sepi.
Fasilitas Kolam Renang Pelangi Cibanteng
Kolam renang pelangi Cibanteng mempunyai dua kolam renang. Satu kolam khusus anak-anak dengan ketinggian kurang lebih satu lutut orang dewasa. Aqlan aja masih bisa jalan di kolamnya dan tidak tenggelam.
Satu lagi kolam dewasa yang juga tidak terlalu tinggi. Kolam dewasa lumayan luas, namun aku tidak tahu berapa meter pastinya, karena aku hanya disekitar pinggiran yang lebih rendah ukuran dada.
Di kolam anak ada air mancurnya. Air yang mengalir di tampung dengan ember besar, lalu tiba-tiba air tumpah ruah ke penjuru kolam. Awalnya aku tidak sadar kalau ada air mancur, aku asyik saja bermain di tengah kolam dengan Aqlan.
Tiba-tiba byuuuurrr, ember tumpah ruah mengguyur aku dan Aqlan. Aku kaget banget, Aqlan sampai tidak mau berenang ke tengah lagi karena takut air mancur tumpah katanya.
Air tumpah dadakan itu cukup bikin aku sakit kepala dan kuping, karena hentakannya keras banget dan aku tepat berada di ujung airnya yang jatuh, jadi keras menghantam kepala. Itu juga mungkin yang membuat Aqlan sakit. Tapi, aku tanya sakit atau tidak, dia jawabnya tidak sakit. Mungkin hanya kaget saja karena aku dengan reflek langsung meluk Aqlan, melindunginya dari tumpahan air.
Air yang ditampung di ember besar cukup lama, mungkin sekitar 10 menit. Soalnya saat aku mau take video air mancur itu nunggunya lama banget jadi nggak sempet ke video deh.
Aqlan juga jadi ngga fokus lihatin air mancur terus karena takut tumpah. Tapi, aku jelaskan kalau berenang aja dengan santai. Kalau sudah ember sudah penuh, baru deh menepi ke pinggir kolam. Untungnya Aqlan menurut dan mengerti jadi dia berenang lagi ke tengah bersama saudara dan teman-temannya.
 |
Kolam renang dewasa |
Saat ada saudara yang di kolam dewasa, Aqlan penasaran ingin coba juga perosotan di sana. Aku tidak mengizinkan, karena perosotannya cukup tinggi dan nanti kalau terjun Aqlan akan tenggelam. Tapi, dia tetap ingin mencobanya. Yasudah dibantu naik tangga dengan saudaranya yang juga ingin meluncur, aku menunggu di bawah sambil harap-harap cemas.
Benar saja kan dia langsung melesat jauh dan segera aku tangkap. Aqlan seperti aku, tidak percaya orang lain kalau belum mencobanya sendiri. Akhirnya dia tidak mau lagi naik perosotan yang cukup tinggi itu. Bikin jantung olahraga aja deh kamu yaaaaa, huhu.
Aqlan suka sekali naik perosotan. Datang-datang langsung mencoba perosotan di kolam anak. Sempet kepeleset sedikit tapi langsung bangkit lagi. Meskipun ada kejadian yang kurang menyenangkan, karena mainannya ada yang merebut gitu aja, huhu. Bikin sedih, orang tua anak sekolah tidak peduli dan membiarkan anak tersebut berbuat sesuka hati.
Berenang menjadi tidak nyaman. Sebaiknya jika memiliki anak masih kecil berenangnya ditemani di kolam renang. Meski Aqlan sudah bisa berenang sendiri masih aku temani bermain karena khawatir terpeleset. Sambil renang tipis-tipis pastinya, haha. Jadi ingat sudah lama juga aku tidak berenang. Padahal berenang adalah kegiatan yang paling aku sukai.
Anaknya dibawah Aqlan tapi tidak ada orang tua yang turun ke kolam, hanya mengawasi dari atas. Anaknya malah ingin aku temani di kolam. Sedangkan aku turun ke kolam juga kan untuk mengawasi Aqlan. Hmm seharusnya orang tua lebih peka ya agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi. Anak bisa bermain dengan nyaman dan tidak mengganggu orang lain.
Situasi yang sangat tidak nyaman. Oke lanjut, fasilitas di kolam renang Cibanteng lengkap banget. Kamar mandinya ada dua, cukup sih untuk ganti baju dan tidak terlalu mengantri. Aku suka di bagian belakang itu ada seperti live music dan teras yang luas untuk kita bersantai dan makan. Kebetulan saat itu live music diisi oleh ibu-ibu yang dangdutan. Lumayan menghibur juga sih, untungnya nggak nyanyi tembak-tembak, dor dor.
Aku membawa mie goreng dan telor beserta nasinya langsung habis dilahap Aqlan. Sepertinya lapar setelah berenang. Bawa beberapa cemilan juga habis. Paling enak kalau setelah berenang itu rujak dan pop mie sih.
Cuman aku kurang suka dengan posisi kantin yang menurutku kurang pas ada di setelah pintu masuk bagian kiri. Jadi kalau sudah berenang mau ke kantin harus melewati kolam juga. Kan jadi licin. Harusnya dibelakang saja dekat dengan teras dan live music jadi sekalian jajan dan duduk santai.
Kantinnya cuman satu dan seperti toko kelontong pada umumnya. Ada jajanan snack dan es. Padahal lebih bagus kalau banyak makanan berat seperti siomay, bakso, rujak, dan lain-lain, hehe. Mungkin karena pengunjungnya juga tidak terlalu banyak ya.
Di sekitar kolam juga ada sedikit taman dan tempat duduk. Bagus untuk foto-foto. Ada juga wahana bermain anak seperti kereta. Cukup murah harganya 5.000 sepuasnya. Namun Aqlan minta berhenti di tengah jalan karena ngantuk.
Kesan Pertama Berenang di Kolam Renang Pelangi Cibanteng
Awalnya aku meragukan kolam renang Cibanteng, masa sih 10 ribu udah bisa berenang? Kolam renangnya seperti apa?
Ternyata pertama kali lihat kolamnya cukup bagus dan lumayan lengkap dengan harga 10 ribu. Puas berenang di sana. Malah pengen berenang di sana lagi, hihi.
Di mana pun kolam renangnya yang penting aman dan nyaman bagi anak. Aqlan malah nggak mau pulang, padahal dia udah terlihat mengantuk dan sesekali matanya redup. Sebelum nunggu dijemput adik iparku, malah minta tiduran sebentar. Tapi, begitu sampai rumah kantuknya malah hilang.
Kesimpulan
Banyak kegiatan untuk mengisi liburan sekolah anak. Kebanyakan liburan sekolah diisi dengan kegiatan berenang.
Kolam Renang Pelangi Cibanteng Karawang bisa jadi pilihan bagi keluarga yang ingin berenang. Menikmati pemandangan sawah, karena lokasinya ada di tengah-tengah sawah.
Yuk, ayah dan bunda ajak si kecil berenang di sini. Cobain sendiri keseruannya. Selanjutnya aku akan menulis "Tips Mengajak Anak Berenang Agar Aman."
Tiketnya murah banget ya cuma 10.000. kirain dasar kolam yg warna pelangi, ternyata ada di kampung pelangi makanya dinamakan kolam pelangi. Btw boleh bawa makanan dari luar kah?
BalasHapusLiburan sekolah memang paling asyik diisi dengan kegiatan yang menyenangkan. Berenang adalah pilihan tepat, apalagi kalau bersama keluarga dan saudara. Pengalaman pertama Aqlan berenang pasti akan menjadi kenangan indah. Tetap support aktifitas anak yang bermanfaat dan wajib untuk selalu mengawasi anak-anak saat berenang ya!
BalasHapusWaktu masih suka nganterin bocil berenang (sekarang mah udah bukan bocil lagi), suka lihat gerombolan bocil sengaja ngumpul di bawah ember tumpah. Sepertinya bagi mereka itu seruuuu.
BalasHapusSeru banget nih, pengalaman pertama berenang di kolam renang. Dan Aqlan pemberani ya, Mbak. Mau mencoba perosotan yang tinggi. Dan ini kolam renangnya sudah lengkap fasilitas dan sangat terjangkau pula.
BalasHapusNah, megajak anak berenang, memang orang tua harus turun mengawasi, Jadi jangan hanya mengawasi dari tepi kolam renang saja. Apalagi kalau pas ramai pengunjung. Anak memang harus dipepet, jangan sampai lepas dari pantauan.
Gak jauh dari rumah juga ada kolam renang, dan gak jualan makanan macam siomay, bakso atau bakwan malang. Apa memang kek gitu kali ya rata² kolam renang gak menyediakan makanan seperti itu di kantin? Padahal ini makanan yang daku suka juga, sama kayak mbak Fida haha
BalasHapusYang penting hepi ya, Anak-anak pasti suka tuh kalau diajak berenang, karena bermain air itu menyenangkan bukan hehe
BalasHapusWaaaa thats so fun! Hihi.. kalo anakku sebelum nyebur kolam malu malu dulu sejam, pemanasan sambil melihat situasi, aman ngga, nyaman ngga wkwkwkw terlalu banyak pertimbangan
BalasHapusSi kecil tuh kalo udh kenal air tuh bakalan seneng trs deh. Apalagi udh dikenalin sejak 6 bulan loh. Pasti mamanya jg seneng ama air tuh. Hehe.
BalasHapusEnaknya lagi harga tiket masuknya pun murah meriah. Kita ga usah repot cari destinasi wisata yg menyenangkan plus murah. Bikin badan sehat dan bugar lagi.
Saat di daerah lain hujan sampai banjir di Cianjur Selatan tempat saya tinggal malah panas dan bikin tanah kering nih... berenang cocok banget jadinya buat mendinginkan suasana
BalasHapusAdem ya main air bareng keluarga
Apalagi ke Karawang sekarang kan Idha ada jalur kereta api cepat whoosh ya... Jadi bisa sat set deh
Seru banget nih pengalamannya ke Kolam Renang Pelangi Cibanteng. Sayang Jembatan Pelanginya kurang terawat dan sempat ada beberapa gangguan ya.
BalasHapus